Segalanya Tentang Biasa (cerbung) Part 1

Assalaamu'alaikum warahmatuLlaahi wabarakatuh,
Salam,

Mulai malam terakhir duaribuduabelas ini dan seterusnya, saya akan memulai cerbung pertama yang khusus untuk blog ini saja.

Oke, kita mulai, pembaca! ^^

-----------------------------------------------------------------

Segalanya Tentang Biasa

Hari itu, Fathur melangkahkan kakinya dengan pasti. Melangkahkannya ke suatu tempat yang akan mewujudkan impiannya menjadi seorang jutawan.

"Fathur, dengarkan Ibu nak, tidak ada gunanya kamu melakukan hal seperti itu. Hal bodoh dan konyol yang sudah membuat orang-orang menghamburkan uang mereka. Jangan, Nak!," kata Ibu. Ibunya sudah memperingatkan Fathur berkali-kali tentang "hal konyol" yang ingin dilakukannya, tapi Fathur tidak pernah menghiraukannya.

Kala itu, ia terus saja melangkah tanpa menoleh ke kanan dan ke kiri. Langkah tegak, tegap, tegas, dan tetap. Tetap ke arah "sana".

"Fathur? Hey?," sahut Annisa yang saat itu berpapasan dengannya. Fathur tak menjawab sekata pun. Annisa hanya bisa terkicep melihat Fathur yang begitu kalemnya sampai tak menghiraukan perkataannya. Lantas ia kesal dan menarik lengan Fathur.
"Woy!," tegur Annisa. Fathur menghentikan langkahnya dan memberikan sorotan mata tajam kepada Annisa. Lalu ia mencengkram bahu Annisa dan berkata dengan nada tinggi, "Ada apa, heh!?"
Annisa pun kaget dan akhirnya ketakutan. "Tidak seperti Fathur yang biasanya," celoteh Nisa dalam hati. "Eng, biasa aja kali Thur, gu~...," "Kalo gua sekarang lagi gak bisa biasa woy!," kata Fathur memotong perkataan Nisa yang belum selesai. "Udah deh, lu jangan sok akrab sama gua! Mending kenal!," ucap Fathur sambil langsung melangkah lagi. Entah apa yang ada di pikirannya.
Annisa pun hanya bisa termenung, bingung dengan Fathur yang abnormal saat ini. Entah si Fathur tadi hanya bercanda atau serius. Padahal, Nisa adalah teman baik Fathur. Tidak mungkin Fathur berceloteh "mending kenal" dengan serius. "Si Fathur kok kayak orang yang baru ketiban durian asli, yah?," sahut Annisa. Aneh.

-----------------------------------------------------------------

Sekian dulu pembaca, maaf apabila ada salah penggunaan kata dan kurang bagus.
Wassalaamu'alaikum warahmatuLlaahi wabarakaatuh.

Salam persahabatan, salam Bloggers, dan salam dari (calon) novelis,
mujahidziyad.
Keep supporting my blog by share this blog address with your friends! ^^ (ʃ⌣ƪ)

Keep smile! :)

31/12/2012 UTC+7 22:23
Updated 26/10/2014 GMT+7 13:55

Comments

Popular posts from this blog

2 Agustus

4 Agustus

Mar 14