Posts

Showing posts from December, 2015

Segalanya Tentang Biasa (3)

Di dalam rumah tua itu, Fathur mencari orang yang hendak ditemuinya. Di tangannya masih ia genggam erat-erat uang 2 juta rupiah yang hijau-hijau semua itu. Rumah berarsitektur art deco  itu sangat anggun, namun karena sangat tidak terawat, rumah itu menjadi sarang bagi segala macam hewan. Namun tak banyak orang tahu bahwa rumah itu masih berpenghuni. Dan dia tidak sadar bahwa Adit sedang membuntutinya. "Dimana sih orang itu?" Fathur celingak-celinguk kebingungan. Tiba-tiba sekelebatan cahaya menyembur dari hadapan sebuah pintu, yang membuat Fathur dan Adit silau. Adit terbelalak, kaget bukan kepalang. Fathur tergagap, hanya diam terpaku dengan tangan gemetaran. Pintu itu pun perlahan terbuka, menimbulkan bunyi decitan yang teramat memekakkan telinga. Saat itu Adit sadar bahwa dia harus menunduk. Dia bersembunyi di belakang kotak kardus besar yang saat dia sandarkan tubuhnya padanya, kardus itu tak berkutik. Ada isinya, rupanya. Sejak awal bangunan ini memang ganjil, k...