11/12 January
Back to this random unspoken-but-publicly-published diary
These last 2 days, we've met each other. Not so much talk of course, even yesterday (11 Jan) we really didn't have any convo. Sama-sama sibuk sih. Idk it's just me feels that aku dan doi semakin renggang dalam interaksi or not..
Tapi sepertinya itu emang dibutuhin. It's ok not to talk for now.. especially for me. Still struggling with this daily overthinking tho, but no comms means I've "nothing" to think about her, right..?
Kekhawatiranku tentang dia mulai berkurang sih.. berusaha terus mikir positif dan ngedoain supaya dia baik-baik aja, baik secara ruhiyah, mental, ataupun fisik. So do I. Keraguan-keraguan yang mulai muncul soal bener ngganya perasaan ini sebenarnya bisa jadi tanda yang baik kalo mungkin aku udah emang sebaiknya berhenti. Gaperlu ngalihin perasaan ke orang lain, itu jelas.. lagi2 ngilangin perasaan ini ke bita pun ngga bisa, tapi ya biar jadi seminimal mungkin aja
Tetap ada, tapi aku bisa kontrol. Kecuali.. kalau mungkin closure-nya "tidak sesuai" dengan yang aku harap, baru mungkin perasaannya bisa ilang. Mari kita lihat..
Comments
Post a Comment